Pastikan Pembangunan Huntara Sesuai Target, Babinsa Di Beutong Ateuh Banggalang Lakukan Monitoring

Nagan Raya
- Personel Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Kodim 0116/Nara Serda Muhazir Pamuji melaksanakan monitoring sekaligus membantu langsung proses pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Desa Babah Suak Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang Kabupaten Nagan Raya, Kamis (29/1/2026).

Saat ini, progres pembangunan tersebut telah mencapai angka 20 persen dan

langkah ini sejalan dengan target pemerintah untuk menyelesaikan ribuan unit Huntara secara bertahap. Pembangunan ini merupakan solusi cepat guna menyediakan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat sebelum hunian permanen resmi dibangun. Pembangunan ini merupakan solusi cepat guna menyediakan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat sebelum hunian permanen resmi dibangun.

Dandim 0116/Nara  melalui Danposramil Beutong Ateuh Banggalang Pelda Toni Subiantoro, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memantau setiap tahapan pekerjaan secara aktif.


Hal ini dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, serta aman bagi calon penghuni. 

Selain itu, Babinsa di lapangan berperan sebagai penghubung antara warga, pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya untuk mengatasi berbagai kendala teknis yang muncul. Dalam keterangannya, Pelda Toni Subiantoro  menyampaikan bahwa perkembangan pembangunan terus dilaporkan kepada komando atas sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.

Ia berharap pendampingan dan pengawasan yang intensif dapat membuat proses pengerjaan berjalan lebih lancar, cepat, dan efisien. Melalui pembangunan Huntara ini, diharapkan warga terdampak bencana di wilayah tersebut dapat segera menempati kediaman yang lebih layak. 

"Dengan terpenuhinya kebutuhan tempat tinggal, diharapkan proses pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat dapat segera stabil kembali," pungkasnya. Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh menjadi satu diantara wilayah yang terdampak cukup parah akibat banjir bandang dan longsor yang terjadi akhir November 2025.

Sejumlah rumah warga dan fasilitas publik rusak akibat bencana tersebut, sehingga banyak Kepala Keluarga (KK) yang kehilangan tempat tinggal.

Sehingga pemerintah membangun Hunian Sementara (Huntara) yaitu tempat tinggal darurat untuk menampung warga terdampak bencana sebelum mereka bisa kembali ke rumah permanen.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Babinsa Dukung Petani Terong Wujudkan Ketahanan Pangan

Personil TNI AD Turunkan bahan Kontruksi Jembatan Bailey yang akan segera di bangun di Betung Ateuh Benggalang

Kodim 0116/Nagan Raya bersama Yonif TP 856/SBS Laksanakan Uji Kenaikan Tingkat PSM